Oktoberku Nan Kelabu Dan Pilu


Ada kebahagiaan tersendiri saat oktoberku menghampiri yaitu bulan kesayangan dan kelahiran begitu special bagi hidupku. Pasti ada secercah harapan saat bulan kelahiran menyapa kembali di tahun ini selain usia semakin berkurang, asa pun belum tercapai segera terwujud sesuai yang diinginkan.

Entah kenapa, di pengurangan usia pada tahun ini terasa lebih pilu dan kelabu begitu banyak ujian yang harus kuhadapi terutama soal percintaan yang mana rasa saling pengertian maupun pendewasaan diri sudah hilang, aku dengan pembenaran sendiri tak berbeda jauh dengan dirinya kekeuh atas pembenaran sendiri. Kitapun seperti musuh yang siap menyerang untuk mempertahankan kemenangan masing-masing.

Sepertinya kami memang sudah lelah dan capek dengan kondisi seperti ini namun tetap mempertahankan ego masing-masing. Makanya terkadang aku lebih banyak diam daripada harus berkata-kata buruk yang malah memperuncing masalah.

Satu pintaku, oktober... Jangan pernah biarkan kami terlarut dalam kisah kelabu dan pilu yang tak pernah ada ujungnya hingga menyiksa dalam bathin. Berilah kami ruang sedikit saja untuk saling menjenakkan diri dalam proses hubungan yang lebih baik lagi, sehingga apa asa dan cita kami selama ini bisa berjalan dengan indah dan bahagia atas skenario dari sang pemberi takdir. Aaamiin YRA


With Love, 


Risma

Komentar